Arda Turan Beri Bogem Mentah Pada Penyanyi Turki

Arda Turan belakangan ini dikabarkan membuat hidung penanyi asal Turki patah, dan bahkan dia meminta agar korban menusuknya hingga mati.

Seperti diketahui, Arda Turan saat ini masih berstatus pemain Barcelona. Namun, Arda Turan dilepas Barcelona ke Istanbul Basaksehir dengan status pinjaman.

Arda Turan dipinjamkan Barcelona ke Istanbul Basakseshir tersebut pada musim lalu. Hal ini dikarenakan Arda Turan yang sama sekali tidak mendapat kesempatan untuk bermain bersama skuat Barcelona. Arda Turan akan mengalami masa pinjaman selama tiga musim, atau akan berakhir pada musim 2020. Namun, Arda Turan saat ini tengah mengalami masalah besar.

Berdasar laporan dari Haberturk yang kemduian dikutip oleh The Mirror, Arda Turan dikabarkan menyerang seorang penyanyi pop Turki. Hal tersebut terjadi di sebuah klub malam, tepatnya di Istanbul area Emigran.

Penyanyi pop tersebut diketahui bernama Berkay. Kejadian tersebut berawal ketika Arda Turan menggoda seorang perempuan yang bernama Ozlem Ada Sahin. Ketika itu, pemain berusa 31 tahun menggodanya dengan mengucapkan “Apabila saya belum menikah, saya tidak akan melewatkan perempuan dengan paras cantik seperti anda”

Namun ternyata, Ozlem Ada Sahin tersebut adalah istri dari Berkay. Kemudian Berkay langsung meminta agar Ada Sahin segera pulang, dan akan berbicara dengan Arda Turan secara jantan. Ketika itulah, Arda Turan memberikan bogem mentah dan membuat hidung Berkay patah.

Akhirnya Berkay langsung dilarikan ke rumah sakit untuk segera dioperasi. Kemudian Arda Turan ikut juga ke rumah sakit. Ketika sampai di sana, Arda Turan memberikan senjata pada Berkay dan berkata “Saya sama sekali tidak tahu bahwa perempuan tadi adalah istri anda. Saya minta maaf yang sebesar-besarnya, bubuh saja saya.”

Namun, kabar tersebut langsung dibantah oleh Arda Turan. Dirinya mengatakan bahwa Ada Sahin tidak terlibat dalam hal tersebut. Dirinya memberikan bantahan tersebut melalui fitur Instastory.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *