Begini Perkembangan Kasus Tewasnya Haringga

Setelah terdapat kejadian pengroyokan yang menewaskan superter Persijak Jakarta, Haringga Sirila membuat PSSI saat ini bergerak cepat. Salah satunya dengan menghentikan sementara kompetisi tersebut. Penghentian kompetisi tersebut agar bisa menggerakan tim investigasi dengan membuka semua kejadia para indisen berdarah tersebut. Kemudian, Wakil Ketua PSSI, Joko Driyono mengatakan bahwa Komite Disiplin (Komdis) PSSI sedang melakukan rapat agar segera menyelesaikan permasalah ini.

Akan tetapi pria yang akrab disapa Jokdri mengatakan bahwa hasil sidang belum bisa dikeluarkan. Namun sebelum itu, dirinya mengatakan bahwa keputusan akhir pada masalah ini akan dikeluarkan pada awal pekan ini.

“Komdis telah melakukan persidangan, namun bisa juga komdis nanti melakukan beberapa kali sidang. Maka dari itu, kami akan menunggu keputusan yang terbaik,” buka Joko Driyono pada Rabu (03/10) di Kantor Kemenpora, Senayan, Jakara.

“Hari ini kita melakukan sidang. Namun bisa saja kami melakukan beberapa kali sidang dan membuat banyak keputusan,” imbuh Jokdri.

Kemudian dirinya mengtatakan bahwa Liga 1 bakal kembali resmi dilaksanakan setelah persamalahan ini diselesaikan. Bahkan dirinya juga mendengar masukan dari beberapa klub yang meminta agar Liga 1 dilaksanakan kembali pada 5 Oktober.

“Kami menerima apa yang diminta oleh sejumlah klub tersebut. Kemudian apabila hari ini keputusan telah ditetapkan Komdis, maka keputusan tersebut menjadi yang pertama dari keputusan serial yang diambil. Lalu, PSSI akan memberi surat ke PT LIB,” jelas Jokdri.

“Kini hanya tinggal kembali menjadwalkan Liga 1. Kami tidak ingin sekedar menjelaskan akan digulirkan pada tanggal 5, namu kami juga tidak bisa mengaplikasikan karena waktunya tersebut,” terang Jokdri.

Sementara itu dengan pelaku pengroyokan tersebut, hingga kini polisi telah menetapkan delapan pelaku sebagao tersangka. Delapan tersangka tersebut diantaranya adalah adalah Goni Abdulrahman (20), Aditya Anggara (19), Dadang Supriatna (19), Budiman (41), Cepi (20), Joko Susilo (32), SM (17) dan DFA (16).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *