Cerita Virgil Van Dijk Yang Hampir Kehilangan Nyawanya

Bek andalan Liverpool, Virgil Van Dijk mengaku bahwa dirinya memiliki pengalaman yang sangat memilukan. Sang pemain bercerita bahwa dirinya hampir mati pada tahun 2012 yang dikarenakan mengalami pecah usus buntu.

Seperti diketahui, saat ini Virgil Van Dijk merupakan salah satu bek terbaik dunia. Liverpool berhasil mendatangkanya dari Southampton dengan banderol sebesar 75 juta euro pada musim dingin 2018 lalu.

Namun jauh sebelum itu, nasih sang pemain ini bisa saja berbeda. Hal ini dikarenakan dirinya mengalami situasi maut ketika masih berada di Groningen. Sang pemain mengalami pecah usus buntu yang dikarenakan menjalani diet kurang tepat. Sehingga membuatnya harus menginap di rumah sakit selama 13 hari.

Masalah yang dialaminya tersebut menjelang pertandingan dernby kontra Heerenveen. Kemudian dirinya absen pada sisa musim 2011-2012 dan bisa kembali ke lapangan pada musim berikutnya.

“Saya menatap kematian tepat di depan mata saya. Itu merupakan sebuah pengalaman yang sangat mengerikan,” katanya yang dilansir dari The Mirror.

“Untuk pertama kali dalam hidup saya, sepakbola merasa tidak ada artinya lagi bagi saya. Itu sama sekali tidak penting. Ini semua tentang mencoba untuk bisa hidup,” imbuhnya.

Bahkan ketika itu Virgil Van Dijk sampai sudah menulis surat wasiat untuk berjaga-jaga apabila di kemudian hari ia meninggal. Selain itu, ayah dan ibunya berdoa pada tuhan dan mendiskusikan sebuah skenario.

“Yang hanya bisa saya adalah berbariing di tempat tidur. Dan yang bisa saya lihat hanya tabung dan banyak kabel di tubuh saya. Tubuh saya merasa sangat hancur dan saya tidak bisa melakukan apapun. Hal terburuk kemudian melintas di benak saya,” jelas bek asal Belanda tersebut.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *