Dituduh Berakting Neymar da Silva Menjawab

Bola24 – Neymar da Silva tidak terlalu mendengarkan tuduhan-tuduhan yang mencemooh dirinya saat di lapangan. Dia mengatakan hal tersebut merupakan upaya buat melemahkannya.

Neymar kembali lagi menjadi sorotan usai Brasil menang dengan 2-0 saat menghadapi Meksiko pada babak 16 besar Piala Dunia 2018 Rusia. alasan pertamanya tentu saja karena dirinya menjadi pemain terbaik di laga tersebut usai sukses mencetak satu gol dan juga memiliki peran besar di dalam terciptanya gol Firmino.

Neymar da Silva Disangka Lakukan Diving

Namun, ada sebuah alasan lainnya kenapa Neymar kembali disorot, yakni terkait dengan sebuah kejadian di menit ke-72. Neymar terlibak dalam insiden dengan Miguel Layun, pemain timnas Meksiko, ketika Brasil unggul 1-0. Ketika itu, Neymar tengah terduduk di pinggir lapangan saat Layun mendekati dirinya buat untuk mengambil bola.

Namun, ketika mencoba mengambil bola tersebut, sepatu Layun mendarat pada pergelangan kaki kanan Neymar. Entah Layun melakukan hal tersebut dengan sengaja atau tidak dan seberapa keras dirinya menginjakkan kaki, yang terlihat Neymar langsung ambruk dan juga mengerang kesakitan sambil memegangi kakinya. Laga pun sempat dihentikan beberapa saat.

Juan Carlos Osorio, pelatih timnas Meksiko, menilai jika reaksi Neymar tersebut merupakan bagian dari sebuah akting. Osorio jengkel dikarenakan banyaknya waktu yang terbuang karena kejadian tersebut.

Manajer tim nasional Republik Irlandia, Martin O’Neill, yang juga menjadi komentator di ITV untuk pertandingan Brasil melawan Meksiko, juga memberikan komentar mengenai insiden itu. Martin O’Neill menyebutkan jika Neymar sebagai seorang aktor.

“Reaksi Neymar menyedihkan. Hal tersebut sangat menyedihkan,” kata Martin O’Neill.

“Jujur, hal itu merupakan kartu merah karena terbukti menginjak kakinya. Namun, rasa sakit yang dialami oleh Neymar tidak akan seberapa. Saya tidak mau melihat dirinya melakukan operasi usai mendapat suntikan flu.”

“Dia merupakan pemain top, dia merupakan aktor top. Dirinya jatuh puluhan kali, dia bangun lagi. Dirinya dapat menuntaskan empat laga, dia melakukannya dengat tidak begitu buruk,” ucap Martin O’Neill.

Semenjak pertandingan pertama menghadapi Swiss, Neymar sendiri telah dikritik karena dianggap terlalu mudah jatuh dan juga bereaksi berlebihan tiap dilanggar lawan.

“Dengar, saya pikir hal tersebut lebih ke upaya buat melemahkan saya daripada yang lainnya. Saya tidak terpengaruh dengan kritik, sekai pun dari pers, karena hal ini dapat memengaruhi para atlet,” kata Neymar.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *