Domagoj Vida Beringas Dari Badai Cemoohan

Bola24 –  Domagoj Vida, pemain belakang andalan Kroasia, pantas mendapat pujian atas permainannya pada babak semifinal Piala Dunia 2018 Rusia. Dalam sepanjang pertandingan, Vida mesti tampil di bawah banyak tekanan publik yang terlihat mencemoohnya.

Domagoj Vida Pemain Vital Kroasia

Vida yang berpasangan dengan Dejan Lovren sebagai duet pemain belakang di lini pertahanan tim nasional Kroasia sepanjang Piala Dunia 2018 ini, termasuk juga ketika melawan Inggris di babak semifinal yang digelar di Luzhniki Stadium,hari  Kamis (12/7/) dinihari WIB.

Usai melalui 120 menit, timnas Kroasia pada akhirnya berhasil melangkah ke babak final Piala Dunia 2018 dan akan menghadapi Prancis di akhir pekan nanti. Laga Kroasia vs Inggris sendiri berakhir dnegan skor 2-1 untuk kemenangan Vida dan kawan-kawan.

Vida sendiri di sepanjang laga memang hanya membuat satu kali aerial duel dan juga dua kali tekel sukses, ia masih kalah jauh jika dibandingkan dengan Dejan Lovren. Namun, Vida dapat dikatakan tampil sangat tenang selama laga dan juga sangat jarang terprovokasi lawan.

Padahal dilihat dari catatan dia pada musim lalu bersama dengan klubnya, Besiktas. Vida telah mengoleksi delapan buah kartu kuning dan juga satu kartu merah. Belum lagi sola tekanan yang diberikan oleh para penonton kepada dirinya dalam sepanjang pertandingan, di mana Vida selalu mendapat sorakan boo setiap kali dia menguasai bola. Boleh jadi sorakan tersebut diberikan oleh para suporter local yang ikut menonton laga.

Hal ini mungkin saja terkait dnegan selebrasi Vida setelah timnas Kroasia menang dari Rusia (tuan rumah Piala Dunia 2018) pada babak perempatfinal di dalam adu penalti. Dalam video yang viral tersebut, Vida berteriak ‘Glory to Ukraine’ atau (Jayalah Ukraina), sebelum Ognej Vukojevic, staf pelatih tim nasional Kroasia yang juga  merupakan mantan rekan satu timnya, menambahi dengan kata-kata “kemenangan ini untuk Dynamo dan Ukraina… maju Kroasia.”

Kedua orang tersebut memang sempat bermain bareng di klub Dynamo Kiev, lalu video tersebut dinilai oleh sebagian orang sebagai sebuah bentuk penghinaan ke Rusia.

Kejadian itu sendiri, telah membuat Vida mendapat sebuah peringatan dari FIFA. Sementara Ognej Vukojevic telah dipulangkan ke Kroasia. Vida juga telah memberikan klarifikasi melalui Sport Express (surat kabar Rusia), jika video tersebut hanya sebuah pesan pribadi ke temanya yang berada di Kiev.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *