Gestur Juergen Klopp Bisa Membuat Pemain Termotivasi

Bola24 – Manajer Liverpool, Juergen Klopp dinilai telah berhasil memaksimalkan potensi yang dimiliki oleh para pemain Liverpool. Salah satu penyebabnya ialah gestur-gesturnya yang bisa membuat pemain termotivasi.

Kloop sendiri melatih The Reds sejak pertengahan musim 2015/16. Pada musim pertamanya, pria asal Jerman tersebut langsung berhasil membawa tim rival Everton itu ke dua babak final walau masih belum bisa mengangkat trofi.

Liverpool menjadi runner-up di Liga Europa dan Piala Liga Inggris di musim tersebut. Kemudian pada musim keduanya, di mana menjadi musim penuh pertama dirinya di Liverpool, Kloop mampu membawa timnya tersebut kembali tampil di ajang tim-tim besar di Eropa, yaitu Liga Champions.

Di musim 2017/18 kemarin, Klopp membawa Liverpool menginjak babak final Liga Champions walau lagi-lagi mereka harus puas menjadi runner-up saja. Sedangkan di Liga Inggris, Liverpool finis di zona Liga Champions kembali.

Pada musim ini pun M. Salah dan kawan-kawan berhasil menunjukkan diri mereka sebagai salah satu tim kandidat kuat untuk menjuarai Liga Inggris 2018/2019. Tim asuhan Klopp mengawali empat laga awal di Liga Inggris dengan sangat baik dan saat ini mereka juga berada di posisi pertama dengan koleksi 12 poin, unggul selisih gol dari Chelsea dan Watford.

Lothar Matthaeus, legenda Jerman, Klopp merupakan salah satu pelatih yang berhasil memaksimalkan potensi yang dimiliki oleh para pemainnta. Pada kemampuan ini, dirinya sejajar dengan manajer Manchester City, Pep Guardiola.

Salah satu hal yang menonjol dari Klopp ialah gesturnya yang bisa membuat pemain bersemangat.

Juergen Klopp
Juergen Klopp dinilai telah berhasil memaksimalkan potensi yang dimiliki oleh para pemain Liverpool.

“Tak hanya Pep Guardiola yang membuat para pemain menjadi lebih bagus, Klopp pun juga begitu. Dirinya juga seorang motivator, dan bukan hanya dengan kata-kata saja,” kata Lothar Matthaeus.

“Saat Liverpool membuat gol, dirinya akan melompat atau lari ke arah pemain. Hal tersebut bukanlah sebuah akting, itu yang dirinya rasakan dalam hatinya. Pemain-pemain pun merasakan dirinya menjadi salah satu dari mereka.”

“Klopp seperti ayah kedua buat pemain-pemain muda, bicara dan membantu mereka. Dirinya tidak pernah mematikan pemain, dirinya selalu ada di samping mereka. Hal tersebut merupakan alasan yang begitu penting kenapa dirinya memperoleh hasil-hasil yang baik,” tambahnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *