Granqvist Merasa Senang Dapat Memimpin Tim Nasional Swedia Menuju Piala Dunia 2018 Rusia

Banyak orang yang menduga bahwa peluang Swedia lolos ke Piala Dunia FIFA 2018 Rusia mengecil ketika Zlatan Ibrahimovic yang merupakan kapten tim nasional Swedia mengumumkan pengunduran dirinya dari sepakbola internasional setelah UEFA EURO 2016.

Namun, hal ini terbukti tidak terjadi karena Swedia berada di puncak klasemen Grup A setelah bermain di enam pertandingan. Posisi mereka berada di atas Prancis dan Belanda yang diunggulkan banyak orang. Pengganti Ibrahimovic sebagai kapten tim nasional Swedia adalah Andreas Granqvist yang bermain di Rusia untuk klub sepakbola Krasnodar. Ia mengatakan dirinya tidak pernah ragu bahwa mereka sanggup melewati babak kualifikasi Piala Dunia 2018 setelah Ibrahimovic pensiun.

“Zlatan Ibrahimovic adalah salah satu pemain yang fantastis dan terbaik dalam sejarah Swedia,” kata Granqvist dalam sebuah wawancara dengan pialadunia-2018.com, “Tim nasional tidak hanya memiliki Ibrahimovic. Masih ada tiga atau empat pemain senior yang berpengalaman dan dihormati banyak orang setelah Ibrahimovic pensiun.

“Semuanya berjalan dengan baik untuk saat ini meskipun tidak ada yang menyangka bahwa kami dapat menempati posisi pertama dalam kualifikasi grup yang di dalamnya terdapat Prancis dan Belanda.”

Tendangan Tajam Toivonen

Tim nasional Swedia yang dilatih Janne Andersson naik ke posisi terdepan grup A setelah mengalahkan tim nasional Perancis yang berjuluk ‘Les Blues’ 2-1 di bulan Juni. Tendangan tajam yang dilakukan Ola Toivonen dari garis tengah mampu menjebol gawang kiper Prancis, Hugo Lloris. Gol ini amat mengesankan dan tidak diragukan lagi merupakan salah satu gol yang menonjol dari babak kualifikasi sejauh ini.

“Kami merasa amat gembira ketika tendangan Ola menjebol gawang lawan,” ingat Granqvis. “Merebut kemenangan di menit terakhir melawan salah satu negara terbaik di dunia dengan mencetak gol dari garis tengah sungguh menakjubkan. Sejujurnya kami sudah senang dengan skor 1-1, karena Prancis bermain menekan pertahanan kami dengan keras di babak kedua. Kami mesti berupaya lebih keras untuk bertahan. “

Tiga dari empat pertandingan kualifikasi Swedia yang tersisa diadakan jauh dari negara mereka. Pertandingan tersebut termasuk melawan Bulgaria dan Belanda yang berusaha mengejar skor Swedia.

“Kami mesti terus percaya pada kemampuan yang dimiliki oleh tim,” Granqvis bersikeras. “Kami akan mencoba untuk mengambil poin maksimal dalam pertandingan mendatang melawan Bulgaria dan Belarus, sambil mengawasi tim lainnya. Prancis akan melawan Belanda pada akhir Agustus. Itu bisa menjadi pertandingan yang menentukan dalam grup kami.”

Andersson menyatakan bahwa kegagalan untuk lolos ke dua Piala Dunia yang sebelumnya merupakan pukulan telak bagi harga diri tim nasional Swedia. Sang kapten sepakat sepenuhnya dengan pelatih dalam hal ini.

“Saya telah bermain dalam tiga piala EURO,” pemain berusia 32 tahun itu melanjutkan, “Tapi sejauh ini saya belum pernah mencapai Piala Dunia. Namun ini adalah kompetisi yang paling penting bagi pesepakbola internasional. Akan sangat menyakitkan jika melewatkan kesempatan ini dan menunggu Piala Dunia yang berikutnya, terutama karena ini diadakan di Rusia dimana saya telah bermain selama empat tahun terakhir.

“Saya tidak terganggu dengan kota-kota tempat pertandingan akan diselenggarakan dimana stadion baru yang bagus telah dibangun di seluruh negeri. Piala Konfederasi di Rusia meninggalkan kesan yang baik, dan saya yakin Piala Dunia akan menjadi kesuksesan yang lebih besar lagi. Saya sangat berharap kami dapat mengambil bagian dalam perayaan ini. Bertanding di Piala Dunia 2018 merupakan udara segar bagi sepak bola Swedia.”

Peran sebagai Kapten

Memiliki pemain bek tengah yang andal, konsisten, dan meyakinkan adalah keberuntungan bagi klub sepakbola mana pun. Dalam kurun waktu empat tahun sejak Granqvist bergabung dengan Krasnodar dari Genoa, ia telah menjadi andalan klub dan tampil dalam lebih dari 150 pertandingan.

“Ketika saya pertama kali mendengar bahwa Krasnodar tertarik merekrut diriku, saya berpikir ‘Dimana letak klub ini ?'” Granqvist mengingat kembali sambil tersenyum. “Saya tidak tahu tentang sepakbola Rusia saat itu. Ketika saya datang untuk melihat keadaan di klub, saya tidak percaya dengan apa yang saya lihat. Saya menemukan suasana dan kondisi klub yang bagus untuk berlatih, dan iklim di sini ternyata cukup menyenangkan juga.

“Krasnodar menempati posisi tiga besar untuk pertama kalinya dalam sejarah sejak saya berada di sini dan kami bermain secara teratur di Eropa. Stadion baru telah diresmikan dimana saya pikir adalah stadion yang terbaik di Rusia. Dan saya sangat bangga ketika tim memilih diriku yang merupakan orang asing sebagai kapten mereka.”

Tapi apakah menjadi kapten bagi klub dan tim nasional memberikan terlalu banyak beban tanggung jawab ?

“Menjadi kapten adalah kehormatan besar,” jawab Granqvist. “Bagaimana mungkin ini menjadi suatu beban? Saya adalah tipe orang yang berbicara lebih banyak di lapangan dan di ruang ganti daripada di kehidupan sehari-hari. Seorang kapten perlu banyak bicara. Saya suka menjadi seorang pemimpin dan memberi inspirasi kepada tim saya dengan energi positif.

“Adalah benar bahwa kadang-kadang kita harus memberikan kejutan pada tim sehingga mereka tidak terlena dengan keadaan dari awal. Sebagai contoh, posisi kami di grup kualifikasi adalah bagus untuk saat ini, tapi kami akan terus berjuang dengan semua kemampuan yang kami miliki.”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *