Kartu Merah Kontra Aston Villa Yang Membuat Cristiano Ronaldo Jadi Superstar

Sporting Lisbon merupakan klub tempatnya mengawali karir sebagai pesepakbola. Akan tetapi, memang harus diakui bahwa Manchester United yang membuat namanya menjadi superstar seperti saat ini.

Seperti diketahui, Cristiano Ronaldo diboyong Manchester United pada tahun 2003 dari Sporting Lisbon. Mereka sangat terpikat dengan aksi sang pemain dalam pertandingan uji coba. Sang pemain sangat memukau dengan aksi indivdunya dan membuat lini belakang Manchester United kewalahan.

Pemain asal Portugal ini bergabung dengan Manchester United ketika usiannya masuk 18 tahun. Pada awalnya, sang pemain bermain pada posisi sayap, sebab dia mempunyai kemampuan dalam menerobos pertahanan lawan.

Rene Meulensteen selaku mantan asisten pelatih Manchester United mengatakan bahwa semua berawal dari kartu merah yang diterima kontra Aston Villa di musim 2003/2004. Sehingga, sang pemain harus absen dalam tiga pertandingan ke depan.

Seketika itu, Rene Meulensteen langsung memberikan latihan esktra pada pemainnya tersebut. Selain itu, dirinya juga memberikan kesadaran mental di dalam lapangan agar tidak cepat emosi. Kerja keras dan memberinya target juga ia berikan sebagai motivasi bagi sang pemain.

Rene Meulensteen mengatakan bahwa Cristiano Ronaldo merupakan pemain yang terbuka dengan kritik. Menurutnya, pemain yang sempat membela Real Madrid tersebut menjadikan saran dan kritik sebagai motivasinya dalam berkarir sebagai pesepakbola.

“Ketika itu, kami berkomunikasi terkait dengan target yang ingin dicapai. Kemudian saya menjelaskan kepada dia bahwa orang yang memiliki target dan menyusun strategi dengan baik serta ingin menggapainya, maka itu akan lebih sukses dibandingkan dengan orang yang hanya bilang ‘saya ingin ke situ’ dan hanya berharap yang terbaik,” kata Rene Meulensteen.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *