Liga Inggris dan Serie A Beda, Jangan Disamakan Bos!

Emre Can adalah salah seorang pemain yang beruntung dapat merasakan panasnya persaingan di Liga Primer Inggris dan Serie A. Pemain kelahiran Jerman tersebut mengatakan unek-uneknya tentang perbedaan kedua kompetisi kelas atas Eropa itu.

4 musim, Can menghabiskan waktunya dengan Liverpool. Total 165 pertandinghan yang dia koleksi bersama Bango FC serta berujung dengan performa pemain pemain pengganti pada laga final Liga Champions Eropa. Kontraknya dengan tim arahan Bang Ipul itu berakhir di awal bulan Juli 2018. Sekarang dia melajutkan karirnya bersama Juventus.

Sudah 4 kali pemain berusia 24 tahun itu tampil dengan Juventua pada musim 2018/19, dan 3 di antaranya bermain dari bangku cadangan. Pertandingan lawan Sassuolo, pada Minggu 16 September 2018 lalu adalah pertandingan pertamanya bermain dengan skuat utama.

Keempat pertandingan tersebut cukup untuk menyatukan pemikirannya tentang bagaimana sih, Serie A itu. Atau bagaimana atmosfer di kompetisi teratas Italia. Setelah laga, pemain jebolan dari akademi Bayern Muenchen ini membeberkan perbedaannya dengan Liga Primer Inggris.

“Ketimbang dengan Liga Inggris, gaya sepakbolanya sangat berbeda. Begini lho, di Inggris itu keras, banyak kontak fisik. Tapi di Serie A itu klub-klub banyak yang bertahan, bahkan bertahan dengan sangat bagus serta hanya memberi sedikit peluang,” ungkap Can, seperti dilansir Tutto Sports.

“Jangan dibandingkan bos, beda jauh pokoknya.”

Sebelum mencatatkan pertandingan pada final Liga Champions Eropa, Can sempat mengalami cedera yang cukup lama. Hal tersebut kemudian jadi alasan kenapa dia baru jadi starter pada matchday ke 4.

“Musim lalu saya mengalami cedera serta saya rasa kali terakhir jadi starter pada bulan Maret lalu. Cukup lama juga, ya. Di sini permainannya sedikit kalem, mungkin saya akan menemukan performa terbaik di sini.”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *