Liverpool Selalu Pandang Remeh FA dan Carabao Cup

Kegagalan Liverpool di Piala FA dan Carabao Cup belakangan ini menjadikan sejumlah pihak ikut memberi respon, salah satunya ialah Steve Nicol yang merupakan mantan pemain Liverpool. Dirinya menyalahkan pemiliki Liverpool, Fenway Sport Group (FSG), dirinya mengatakan bahwa Liverpool tidak pernah serius untuk menghadapi dua kompetisi tersebut.

Seperti diketahui, musim ini memang Liverpool tengah dijadikan sebagai kandidat kuat juara Premier League. Namun, mereka malah gagal untuk berjuang di FA Cup dan Carabao Cup. Hal ini dilakukan karena mereka ingin menyimpan tenaga maksimal untuk bertanding di Premier League dan Liga Champoins. Kondisi tersebut dinilai seakan-akan Liverpool memandang remeh FA Cup dan Carabao Cup sebelum mereka berhasil menjadi juara Premier League.

Kemudian Steve Nicol mengatakan bahwa Jurgen Klopp merotasi para pemainya dikarenakan tuntutan dari FSG tersebut. Hal tersebut sangat ia sesali, sebab Liverpool merupakan tim besar yang seharusnya bisa terus berkompetisi di semua turnamen.

Kendati menjadi pelatih Liverpool, namun Jurgen Klopp masih menjadi bawahan pemilik klub. Sehingga, mau tidak mau pelatih asal Jerman tersebut harus mewujudkan permintaan klub. Pihak FSG dikabarkan meminta trofi Premier League, bukan trofi lain.

“Bagi tim besar, khusunya di Inggris, mereka mementingkan Premier League dan Liga Champions. Kemudian jangan sampai lupa dengan Kenny Dalglish, dia dipecat setelah Liverpool mendapat trofi, dan kalah di final FA Cup,” kata Steve Nicol kepada tribalfootball.

“Sehingga sudah jelas bahwa pemilik klub Inggris sangaty menginginkan juara Premier League dan Liga Champions. Apabila, Jurgen Klopp tidak mau mengorbankan siapapun ketika ingin menjadi juara Premier League dan Liga Champions, maka dia tidak akan melakukan apa yang dia perbuat beberapa hari lalu, yakni dengan memainkan tiga pemain utama mereka,” imbuh Steve Nicol.

“Sebenarnya semua trofi berarti semua, Carabaop Cup juga sangat berarti, FA Cup juga sangat besar. Menurut saya, turnamen-turnamen tersebut untuk para pemain.”

“Akan tetapi waktu sudah berubah, dan kini hanya tentang Premier League dan Liga Champions,” jelas Steve Nicol.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *