Mohamed Salah Jadi Korban Rasis Fans Chelsea

Bintang Liverpool, Mohamed Salah menjadi korban rasisme. Hal tersebut dilakukan oleh fans Chelsea yang terungkap melalui video. Kemudian pihak klub Chelsea akan menjatuhkan hukuman pada mereka.

Tangkapan video tersebut menunjukkan bahwa nyanyian para fans Chelsea menyebut Mohamed Salah sebagai pelaku pemboman. Mereka melakukan hal tersebut ketika Chelsea bertandang ke markas Slavia Praha pada kompetisi Europa League.

Kemudian Chelsea sendiri dinilai sangat tegas dalam memberikan hukuman yang dilakukan oleh oknum penggemar mereka. Lalu pada kasus ini, mereka berjanji akan menjatuhkan hukuman yang berat kepada pelaku.

“Chelsea telah menemukan sejumlah bentuk perlakuan deskriminasi yang sangat menjijikkan. Bahkan sudah sangat jelas dia adalah pemegang tiet musiman. Sehingga, kami akan menindak mereka dengan tegas,” tulis pernyataan Chelsea yang dilansir dari Goal.

“Perlakuan individu tersebut mempermalukan para pendukung Chelsea secara keseluruhan. Mereka pasti tidak akan mentolerir pelaku,” imbuhnya.

Sementara itu dengan klub Liverpool, mereka mengeluarkan pernyataan tegas terkait dengan kasus tersebut. Mereka mengatakan akan bekerja sama dengan Chelsea dan pihak kepolisian untuk menangkap pelaku.

“Video tersebut tersebar secara online dan menampilkan nyanyian yang deskriminatif dan sangat keji yang ditujukan kepada pemain kami. Itu sangat berbahaya dan sangat mengganggu kami,” tulis pernyataan Liverpool.

“Kemudian terkait dengan insiden terakhir, kami tengah bekerja dengan kepolisian Merseyside untuk memastukan fakta-fakta dari cuplikan tersebut. Tujuanya, mengenali individu yang terlibat dalam video tersebut,” imbuh pernyataan Liverpool.

“Sebagai tambahan, kami sendiri tengah bekerja sama dengan Chelsea dalam masalah ini. Kami juga mengaturkan rasa terima kasih kepada mereka telah memberi kecaman dan komitmen dalam mengenali individu yang terlibat,” jelas Liverpool.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *