Peningkatan Fasilitas Ramah untuk Para Difabel Melalui Asian Para Games 2018

Anies Baswedan sebagai Gubernur Provinsi DKI Jakarta berharap bahwa pelaksanaan Asian Para Games 2018 dapat menjadi waktu terbaik untuk meningkatkan sarana maupun prasarana supaya bisa lebih ramah dan layak digunakan bagi para difabel atau penyandang disabilitas yang memiliki keterbatasan khusus.

Tak hanya itu, Anies Baswedan juga membujuk semua masyarakat Jakarta supaya bisa membuat Asian Para Games 2018 sebagai tolok ukur dalam meningkatkan kesadaran bahwa kesamaan dalam lingkungan umum harus berlaku bagi semua kalangan dalam aspek secara keseluruhan.

“Peluang dan semua layanan harus seimbang,” tutur Anies Baswedan ketika berada di kawasan Monumen Nasional (Monas) | Jakarta pada hari Minggu (23/9/2018).

Anies Baswedan juga ingin menumbuhkan suatu kesadaran bagi kalangan luas supaya bisa memaknai arti dari sebuah persamaan. Bahkan, dirinya juga menegaskan bahwa sangat penting sekali untuk memberikan suatu wujud perhatian yang lebih besar terhadap para penyandang disabilitas.

Ia juga berpendapat bahwa beberapa fasilitas publik memiliki sifat yang kurang bagus untuk digunakan beberapa kalangan difabel, sedangkan contoh kecilnya adalah para penyandang tunanetra ketika menggunakan kendaraan umum belum tentu memberi kenyamanan bagi mereka.

“Mereka sempat mengeluh ketika memakai transportasi umum selalu tidak mengetahui lokasi mereka ketika sampai di tempat, sedangkan tidak pernah memberi informasi keberangkatan atau kedatangannya,” ucapnya.

Tak heran, Anies Baswedan juga menjelaskan bahwa untuk mereka sebagai penyandang tunanetra bahwa masalah tersebut tidak bisa dinilai sebelah mata.

“Maka dari itu, beberapa masalah tersebut selalu tidak diketahui dan diacuhkan semua orang,” tambah Anies Baswedan.

Anies Baswedan telah memerintahkan beberapa pihak untuk mengabadikan penyelenggaraan Asian Para Games 2018 sebagai momentum untuk meningkatkan layanan kepada para difabel di Provinsi DKI Jakarta. Tak hanya itu, berbagai macam aspek yang ditingkatkan tersebut antara lain keamaman dan kesehatan yang keduanya menjadi bagian penting sekaligus harus mendapat perlakuan yang sama akan hal itu.

“Contohnya adalah ketika keberadaan bus yang disediakan dengan posisi dek lebih rendah supaya para difabel bisa menggunakannya, sedangkan untuk beberapa fasilitas umum lainnya yang tersedia di titik tertentu telah kami tekankan untuk bisa ditingkatkan dan ramah bagi para penyandang disabilitas,” tutup Anies Baswedan.

Kemudian, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta telah menyarankan bahwa beberapa gedung yang berlokasi di jalanan tertentu dapat digunakan sebagai bagian penting dalam pelaksanaan Asian Para Games 2018 supaya bisa memberi layanan yang ramah dan terbaik untuk para difabel.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *