Permainan Bagus Timnas Portugal pun Percuma

Bola24 – Timnas Portugal dipaksa harus mengakui kehebatan dari Uruguay setelah mereka kalah dengan skor tipis 1-2. Fernando Santos, pelatih tim nasional Portugal, yakin jika tim yang ia latih telah bermain baik dan juga maksimal.

Tim nasional Portugal harus terhenti pada babak 16 besar ajang Piala Dunia 2018. Melawan Uruguay di Stadion Fisht, hari Minggu (1/7). Portugal kalah karena dua gol dari Edinson Cavani, hanya mampu dibalas satu gol saja melalui Pepe.

Timnas Portugal Gagal Meraih Asa Di tangan Uruguay

Padahal, dilihat secara keseluruhan tim nasional Portugal mampu mendominasi pertandingan. Statistik pun memperlihatkan jika Ronaldo dan kawan-kawan mampu menguasai 61% bola dengan 20 tendangan, yang dimana lima di antaranya berhasil mengarah ke gawang lawan.

Sedangkan Uruguay sukses mengonversi dua dari total tiga percobaan yang mengarah ke gawang lawan menjadi gol. Dalam sepanjang 90 menit, Uruguay pun hanya sukses melakukan enam tembakan.

“Yang pertama, selamat untuk Uruguay. Ini sangat menyedihkan untuk Portugal,” kata Fernando Santos.

“Kami tahu jika seluruh alun-alun di Portugal penuh, dan juga mereka merupakan orang yang begitu mendukung kami. Kami dapat merasakan hadirnya mereka dengan kami dan juga sebuah rasa kesedihan yang besar di ruang ganti.”

“Dalam sepakbola, memang tak ada sebuah kemenangan moral dan saya akan lebih memilih kami tampil lebih jelek tetapi bisa memenangi laga. Namun saya merasa pada babak kedua kami begitu baik di dalam kaitannya dengan sebuah hasrat dan juga determinasi kami supaya bisa mencetak gol.”

“kami telah mencoba yang paling baik dan juga kami menampilkan laga yang baik, menurut saya sendiri. Namun anda selalu ingin meraih kemenangan, dan kami kalah. Jadi selamat buat Uruguay sebab telah mampu lolos,” tambah Fernando Santos.

Dengan hasil ini pun Portugal kembali harus tersisih pada babak 16 besar untuk kedua kalinya dari tiga edisi Piala Dunia terakhir. Langkah yang sama juga dialami oleh tim nasional Portugal di Afrika Selatan 8 tahun yang lalu, ketika langkah mereka dihentikan oleh Spanyol. Sementara itu, prestasi terbaik milik Portugal semenjak finis nomor tiga di tahun 1966 ialah peringkat ke-4 di tahun 2006.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *