Pesan Bahasa Indonesia Ozil Kepada Para Korban Tsunami Selat Sunda

Pemain lini tengah Arsenal Mesut Ozil memperlihatkan rasa simpatinya dan juga rasa duka citanya kepada korban tsunami yang terjadi di Selat Sunda. Sang pemain memberi doa kepada semua korban bencana alam melalui akun Twitternya agar diberi kekuatan, ketabahan, dan kesehatan.

Seperti diketahui, Indonesia kembali dikejutkan dengan bencana tsunami yang baru-baru ini menerjang perairan selat sunda, pada Sabtu (22/12). Kemudian menurut catatan ahli Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), tsunami tersebut dihasilkan oleh erupsi yang terjadi pada gunung anak Krakatau, dan ditambah lagi dengan gelombang pasang bulan purnama.

Hal tersebut berakibat pada sejumlah wilayah di pesisir Banten dan Lampung Selatan diterjang ombak yang cukup besar. Ombak yang menerjang tersebut diperkirakan tingginya sekitar 0,9 meter. Akibat bencana ini membuat banyak korban jiwa berjatuhan.

Akibat bencana tersebut, masyarakat Indonesia kembali berduka setelah beberapa bulan lalu Palu juga menjadi sasaran ombak tsunami. Bencana tersebut juga membuat publik di dunia turut bersimpati, salah satunya ialah pesepakbola, Mesut Ozil.

Pemain berkebangsaan Jerman ini juga menunjukkan rasa simpati dan duka citannya terhadap para korban bencana alam. Kemudian sang pemain menyampaikan pesan tersebut melalui akun Twitternya. Menariknya, Mesut Ozil menyampaikan pesan tersebut dengan menggunakan bahasa Indonesia.

“Berita buruk dari Indonesia. Saya sangat berharap agar keluarga dari korban bencana alam ini kembali dikuatkan dan bagi yang terluka agar segera lekas pulih dan sehat kembali,” tulis pesan Mesut Ozil pada akun Twitternya.

Simpati Mesut Ozil tersebut ternyata mendapat respon yang baik dari penggemarnya di seluruh dunia, tidak terkecuali dengan di Indonesia.

Sementara itu, berdasar data dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), korban yang meninggal dunia hingga saat ini mencapai lebih dari 210. Sedangkan dengan korban yang luka-luka 676 mencapai dan sekitar 40 orang belum diketemukan hingga saat ini.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *