Protes Berlebih, Edin Dzeko Terima Hukuman Dua Laga

Penyerang AS Roma, Edin Dzeko resmi mendapat hukuman larangan bertandingan sebanyak dua pertandingan. Hal ini dikarenakan tindakan yang yang dilakukannya tengah pekan kemarin pada pertandingan Coppa Italia berhadapan dengan Fiorentina.

Pada pertandingan tersebut, Edin Dzeko masuk sebagai pemain pengganti pada awal babak kedua. Ketika itu, para pemain AS Roma tengah frustasi, sebab mereka tertinggal 3-1 dari Fiorentina.

Kemudian mantan pemain Manchester City tersebut masuk diharapkan untuk menjadi pembeda di dalam lapangan. Namun, sang pemain malah mendapat kartu merah dari wasit Gianluca Manganiello pada menit 72. Hal ini dikarenakan dirinya memberikan protes berlebihan pada wasit. Pada pertandingan tersebut, akhirnya AS Roma nenyerah dari tuan rumah dengan skor 1-7.

Sementara itu,belakangan ini tersebar video yang memperlihatkan Edin Dzeko tengah berupaya untuk meludah pada wasit. Kendati demikian, kepastian tersebut masih belum jelas benar atau tidaknya.

Akan tetapi, yang jelas behwa pihak FIFC telah mengeluarkan hukuman larangan bermain dalam dua pertandingan di Coppa Italia. Bahkan sanh pemain juga mendapat denda sebesar 10 ribu euro.

Karena hukuman tersebut hanya berlaku pada kompetisi Coppa Italia, maka sang pemain tetap akan bisa dimainkan ketika Roma bertanding di Serie A nanti.

Kemudian dengan pelatih AS Roma, Eusebio Di Francesco mengatakan bahwa saat ini timnya kekurangan beberapa hal yang membuat stratego yang telah diracikannya gagal terlaksana. Salah satunya ialah masalah psikologis yang diyakininya saat ini tengah dialami oleh para pemain AS Roma.

“Hingga saat ini, kami masih menjadi salah satu tim dengan memiliki pertahanan terbaik di Serie A. Namun sayangnya, strategi kami menjadi tidak berarti, apabila tidak diikuti oleh beberapa elemen lainnya,” kata Eusobio Di Francesco.

“Dalam beberapa pekan terakhir, kami sudah membicarakan hal itu dengan senyuman, dan mendiskusikan sebuah tim yang sudah kembali pulih dari penyakitnya. Namun, kami merasa bahwa kami kehilangan diri kami dengan mudahnya,  jadi kesimpulannya, ini hanya masalah mental saja,” imbuh Eusobio Di Fransesco.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *