Sudah Empat Bulan, Firza Andika Masih Kesulitan di AFC Tubize

Pemain andalan Timnas Indonesia, Firza Andika disebut masih mengalami sejumlah kesulitan bersama AFC Tubize. Kendati sudah empat bulan di sana, sang pemain kesulitan dengan klub asal Belgia tersebut.

Seperti diketahui, sang pemain bergabung dengan klub AFC Tubize sejak Januari. Salah satunya yang membuatnya kesulitan adalah terkait dengan bahasa. Kemudian bahasa Prancis yang menjadi bahasa utama di Belgia, baginya sangat asing di telinganya.

Namun demi menghilangkan kendala tersebut, sang pemain akan mencari sejumlah solusi terbaik. Sang pemain akan intens belajar bahasa Prancis setiap minggu.

“Dalam beradaptasi permainan, saya merasa tidak kesulitan. Sebab, sebelumnya saya sudah pernah menjalani trial ke sini. Namun dalam hal komunikasi, saya merasa sangat kesuitan. Karena yang digunakan disini adalah bahasa Prancis,” buka pemain berusia 20 tahun tersebut.

“Saat ini saya masih belajar bahasa Prancis. Semoga sesegera mungkin saya bisa menguasainya,” imbuhnya.

Sementara itu, Firza Andika juga sempat disinggung terkait dengan makanan di Belgia. Sang pemain mengaku sama sekali belum pernah mencoba makanan khas Belgia. Bahkan dirinya belum pernaj makanan Indonesia yang ada di negara tersebut.

“Saya sama sekali belum pernah mencoba makanan asli Belgia, sebab saya belum bisa keluar jauh dari sini. Saya rasa makanan Indonesia di sini juga ada, namun saya juga belum menemukannya,” jelasnya.

Pemain Timnas Indonesia U-23 tersebut telah menandatangani kontrak selama dua tahun dengan klub kasta kedua Liga Belgia, AFC Tubize. Hal tersebut ia sepakati pada 25 Januari 2019 lalu. Selama empat di klub tersebut, sang pemain tercatat telah menyumbangkan dua gol ketika bergadapan dengan klub asal Barcelona, Marcet Academy. 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *