Terkenal Merebut Ponsel Untuk Selfie, Inilah Alexander Geynrikh, Pencetak Gol Kualifikasi Piala Dunia Rusia

Babak kualifikasi Piala Dunia 2018 tinggal hitungan bulan. Segala kejadian menarik pasti tak luput dari incaran pecinta sepak bola. Kalau kamu kebetulan menonton laga kualifikasi Uzbekistan melawan Syria (Suria) pasti akan muncul pikiran yang menyatakan kurang ajar, sombong hingga narsis untuk sosok Alexander Geynrikh. Mengapa tidak? Di laga terbesar yang mempertaruhkan nama harum negaranya tersebut,  Geynrikh dengan berani mengambil ponsel pintar dari jurnalis foto dan mengambil foto selfie untuk merayakan gol kemenangan pertandingan tersebut.

Apapun sebutan kamu kepadanya, Geynrikh memang merupakan salah satu sosok pesepakbola yang sangat dihormati di negaranya. Di samping dari selebrasi golnya yang berani, ia telah berpartisipasi dalam hampir seratus pertandingan mewakili kesebelasan negara Uzbekistan. Ia bahkan hampir memecahkan rekor gol terbanyak sepanjang masa di negaranya. Terlepas dari pencapaiannya yang menakjubkan ini, pertanyaan pertama yang terlontar adalah: apakah perayaan itu memang direncanakan?

“Jelas tidak, itu datangnya tiba-tiba”, ujar pemain yang lahir 6 Oktober 1984 tersebut sembari tertawa. “Seorang jurnalis foto (catatan editor: Nadirkhuja Yuldashev) menawari saya ponselnya untuk mengambil selfie dan dengan luapan emosi yang melimpah, saya langsung mengambil foto di sana.”

Apa yang spontan dilakukan olehnya ternyata pernah dilakukan oleh Francesco Totti yang sekitar 18 bulan yang lalu, di mana ia merayakan gol penyama kedudukannya dengan berselfie di depan Curva Sud saat laga derby Roma.

“Saya sangat mengidolakan Totti, dia adalah legenda,” kata pesepakbola asal Uzbekistan tersebut dengan berseri-seri. “Saya baru saja menyaksikan pertandingan terakhirnya dan menangis. Saya serius, saya menangis melihatnya berhenti. Saya sangat senang bisa merayakan gol persis seperti gayanya.”

Geynrikh sendiri berharap akan ada air mata kebahagiaan di akhir babak kualifikasi Piala Dunia negara Uzbekistan yang sedang berlangsung saat ini. Sejak merdeka dari Uni Soviet pada tahun 1990, negara berjulukan Serigala Putih ini belum pernah mencapai final global, meski beberapa kali nyaris tercapai. Namun dengan posisi ketiga yang saat ini berada di bawah Republik Korea, Uzbekistan bisa mempunyai kesempatan lolos karena dengan cukup satu poin saja, otomatis akan naik ke posisi kedua.

Bagi Geynrikh yang bepergian jauh, lolos ke Piala Dunia Rusia 2018 akan mengingatkan kembali ia akan peraihan gelar juara Liga Premier Rusia bersama CSKA Moscow pada tahun 2003.

“Saya benar-benar ingin pergi ke Rusia untuk Piala Dunia,” kata Geynrikh. “Saya tahu seperti apa Piala Dunia, saat saya bermain di Piala Dunia U-20 di UAE pada tahun 2003 lalu. Saya benar-benar ingin pergi ke Rusia 2018 dan menyelesaikan sepak bola di sana.”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *