Timnas Rusia Paksa Spanyol Berputar-putar

Bola24 – Timnas Rusia berhasil mengalahkan Spanyol yang terlihat sangat dominan di pertandingan babak 16 besar Piala Dunia 2018. Sebuah pengalaman satu dekade yang lalu menjadi bekalnya.

Timnas Rusia Gagalkan Impian Lolos Spanyol

Pada laga yang berlangsung di Stadion Luzhniki,hari  Minggu (1/7/2018) malam WIB, langkah Spanyol harus terhenti mlalui babak adu penalti 3-4 usai skor 1-1 bertahan sampai 120 menit. Satu gol Spanyol sendiri terjadi karena gol bunuh diri pemain Rusia, Sergey Ignashevich, yang berduel dengan Sergio Ramos.

Padahal di dalam pertandingan tersebut, timnas Spanyol begitu mendominasi penguasaan bola hingga mencapai 74%. Tim yang dilatih oleh Fernando Hierro tersebut juga membuat 25 percobaan dengan 9 yang mampu mengarah tepat sasaran.

FIFA mencatat, Spanyol sudah membuat 1.137 operan dan 1.029 yang sukses di laga semala 120 menit. Di dalam pertandingan tersebut, Rusia sendiri hanya membuat 202 operan sukses dari total 285 operan yang dilakukan.

Sedangkan, Opta, dari mengambil data dengan durasi selama 90 menit, mencatat jika tim nasional Spanyol telah membuat operan dengan jumlah yang spektakuler, 779 operan sukses di laga menghadapi Rusia tersebut.

Dengan angka itu, timnas Spanyol sukses memecahkan rekor sebelumnya yang dimiliki Argentina dengan jumlah operan sukses 703 pada Piala Dunia tahun 2010. Saat itu, Argentina bertanding melawan Yunani. Sebagai catatan, jika Opta membuat data di ajang Piala Dunia baru dimulai pada tahun 1966.

Untuk dapat meredam serangan yang dilakukan oleh timnas Spanyol, Rusia bermain bertahan dengan cara yang ekstrim pada pertandingan tersebut. Pelatih Rusia bahkan memasang lima pemain bertahan.

Cara tersebut digunakan dia dengan berkaca pada dua hasil kekalahan dari Spanyol di ajang Piala Eropa tahun 2008. Rusia sendiri pada laga itu kalah dengan skor 4-1 di dalam pertandingan pembuka grup dan kembali kalah dengan skor 0-3 di babak semifinal. Pada akhir turnamen Piala Eropa 2008 itu pun, Spanyol berhasil menjadi jura setelah mengalahkan Jerman (1-0) pada babak final.

“Mereka lebih baik daripada kami pada segala hal. Jadi, saya tidak dapat mngambil sebuah resiko dengan mengandalkan para pemain depan,” kata Cherchesov, pelatih Rusia.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *