Tottenham Terus Bergerak Cari Tersangka Rasis Kepada Son Heung Min

Kasus Rasisme dalam sepakbola masih terus berlanjut, dan kini korbannya salah satu pemain Tottenham Hotspur, Son Heung Min. Dua penggemar Tottenham ketahuan melakukan sebuah gesture rasis kepada sesama penggemar yang berwajah Asia.

Seperti diketahui, aksi yang sangat dilarang disepakbola tersebut terjadi ketika Tottenham Hotspur berhadapan dengan Manchester United di Wembler pada Senin (14/01/2019) dinihari WIB. Bahkan yang mengejutkan ialah, banyak media Inggris yang menyebutkan bahwa tindakan rasis tersebut malah dilakukan oleh pendukung Tottenham sendiri.

Pada awalnya kasus pelecehan tersebut diketahui oleh salah satu penonton yang merupakan pendukng Tottenham bernama James Dickens, dan kemudian dirinya langsung melaporkan ke pihak klub. James Diknes merasa bahwa ucapan yang dilakukan oleh tersangka tersebut sama sekali tidak pantas diucapkan kepada Son Heung Min.

“Kini kami tengah menyelidiki sebuah insiden yang merupakan sebuah dugaan rasis. Dikarenakan tindakan tersebut dilakukan di kandang, kami snediri belum memastikan apakah pihak pernyataan rasis tersebut merupakan pendukung Tottenham atau bukan,” kata juru bicara Tottenham yang dilansir dari BBC Sport.

“Setiap sebuah tindakan rasis, diskriminasi atau sikap antisosial sama sekali tidak dibenarkan oleh pihak klub. Kami memiliki sebuah aturan yang sangat ketat, dan tidak akan memberikan ampun kepada siapapun yang mengambil tindakan kepada siapapun, atau bersikap dan menggunakan bahasa yang menunjukkan bahwa hal itu sebuah pelanggaran,” imbuhnya.

Sementara itu, kasis rasis yang terjadi pada Son Heung Min bukan kali pertama. Sebelumnya, para pendukung Tottenham juga diketahui tengah bertindak rasis ketika Tottenham berhadapan dengan Arsenal pada awal Desember lalu di Emirates Stadium.

Ketika itu, terdapat salah satu oknum penggemar Tottenham yang melempatkan kulit pisang kepada sallah satu pemain Arsenal, yakni Pierre Emerick Aubameyang. Kemudian tersangka diberi hukuman berupa larangan melihat atau terlibat semua jenis aktivitas sepakbola selama empat tahun.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *