Tuan Rumah Rusia Terancam Tidak Mendapatkan Hak Siaran Langsung Pada Piala Dunia 2018

Rusia terpilih menjadi tuan rumah Piala Dunia 2018. Sebagai tuan rumah Piala Dunia 2018, Rusia terancam tidak mendapatkan hak siaran langsung di negaranya sendiri oleh FIFA. Hal tersebut berkemungkinan terjadi karena FIFA mematok harga yang cukup tinggi untuk hak siaran langsung.

Kira-kira begitulah ujar Wakil Perdana Menteri Rusia, Vitaly Mutko yang dilansir oleh AS. Seperti yang disampaikannya, pihak FIFA mematok harga hingga 120 juta dolar untuk penyiaran langsung seluruh kompetisi dalam Piala Dunia 2018. Namun Vitaly mengaku tidak memiliki uang sebanyak itu dan hanya mampu membayar sepertiganya yakni sekitar 38 hingga 40 juta dolar.

Pernyataan dari Wakil Perdana Menteri didukung oleh salah-satu kepala produksi Channel Rusia, Channel One. Menurutnya, harga yang dipatok oleh FIFA memang sudah terlampau tinggi dan hal tersebut menurutnya tidak pantas.

Menurut catatan, FIFA melipatgandakan harga untuk hak penyiaran audiovisual sejak Brazil menjadi tuan rumah empat tahun yang lalu. Walaupun begitu, sebanyak 134 Negara telah menyelesaikan masalah pembayaran ini untuk paket lengkap yakni penyiaran melalui radio, televisi, internet maupun perangkat mobile.

Inggris akan melakukan penyiaran langsung melalui ITV dan juga BBC, sedangkan Prancis akan menyiarkan secara langsung melalui BeIN dan TF1. Di Jerman, kompetisi ini akan disiarkan melalui ADF dan juga ARD. Sementara Amerika Serikat akan disiarkan langsung melalui Telemundo dan Fox.

Saat ini Rusia sedang melakukan negosiasi mengenai hal ini dengan FIFA. Dengan menjadi tuan rumah, Rusia otomatis dipastikan akan bertanding dalam babak penyelisihan grup. Rusia tergabung dalam Grup A dan akan melakukan laga pembuka pada tanggal 14 Juni 2018 nanti.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *