Waduh, Aubameyang Berurusan Dengan Polisi

Penyerang Arsenal, Pierre Emerick Aubameyang harus berurusan dengan kepolisian beberapa waktu lalu. Hal ini dikarenakan dirinya melakukan kebut-kebutan menggunakan mobil sport yang dimilikinya.

Ketika itu, Arsenal menjadi salah satu tim yang lolos ke babak selanjutnya pada piala Carabao Cup. Arsenal menang atas Brentford dengan skor 3-1. Danny Wellbeck dan Lacazette membawa Arsenal lanjut ke babak selanjutnya pada kompetisi ini.

Akan tetapi, kabar bahagia tersebut tidak berlaku bagi Aubameyang. Sang pemain harus berurusan dengan pihak kepolisian, setelah dirinya melakukan kebut-kebutan.

Mantan pemain Borussia Dortmund tersebut beberapa hari lalu nampak berada di Pengadilan Willesden Magistrates, London Utara. Pemian berkebangsaan Prancis tersebut terpaksa harus berurusan dengan pihak kepolisian setempat. Hal tersebut dikarenakan dirinya mengendarai mobil sangat cepat. Pelanggaran Pierre Emerick Aubameyang tersebut ketika menggunakan mobil sport Lamborghini Aventador dengan kecepatan tinggi 99 mph.

Sehingga kelakuan yang dibuat Pierre Emerick Aubameyang harus dibayar dengan mahal. Sang pemain harus membayar denda sebesar 1250 pounds atau sekitar Rp 24 juta.

Kendati demikian, Pierre Emerick Aubameyang tutup mulut dengan sejumlah wawancara dari media. Dirinya sama sekali tidak buka mulut terkait dengan pelanggaran tersebut.

“Ketika itu, terdakwa kami hentikan, lalu kami bertanya kepadanya mengapa melakukan hal ini. Namun terdakwa tidak menjawab,” jelas jaksa Alison Larkin yang dilansir dari Dailymail.co.uk.

Kemudian tidak berselang lama, pengacara Aubameyang yang bernama Robert Morris mengatakan bahwa kliennya tersebut sangat menyesal. Bahkan Pierre Emerick Aubameyang langsung mengakui kesalahannya. Terlebih lagi, dirinya sadar bahwa tidak bisa mengelak dari hukum.

“Dia (Aubameyang ) tampak sangat menyesal. Dia juga menyadari kesalahanya. Dia menggunakan mobil tersebut karena tergesa-gesa untuk segera datang ke tempat latihan pertandingan. Akan tetapi, apa yang dilakukan Aubameyang merupakan hal yang tidak direncanakan. Bahkan ini menjadi kasus terburuk sang pemain,” jelas Robert Morris.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *